Keluh

18 Jan 2011

Dear Friends,

Aku rindu menikmati cangkir-cangkir kopi di lantai dua yang pengap itu bersama kalian. Rindu derasnya mulut-mulut ini membuka tanpa khawatir. Bebas bicara tanpa solusi, tertawa tanpa tertahan dan rasa malu yang terkubur dalam keluar bersama borok-borok penuh nanah yang membusuk. Hahahahaha

Tak pelak aku juga rindu menengak minuman yang baunya seperti ar kencing kuda itu bersama kalian. Menikmati musik atau sekedar menghindari kekejaman jalanan Jakarta. Tak pernah mencari jawaban dari bergelas-gelas cocktail yang tersaji. Karena kita terlalu pintar buat terpuruk semenyedihkan itu. Malam-malam seperti ini cuma sekadar untuk melupakan pertanyaan hidup sejenak. Besok kembali lagi menjawab tantangan tanpa gentar bak ksatria mawar. Kalaupun terbesit ragu kita selalu tahu harus lari kemana sejenak. Yah, hanya sejenak.

Terlebih aku rindu duduk bersama, melihat kalian, berbagi meja. dengan sejuta maslah yang terlontar tanpa tendeng aling-aling. Ataupun obrolan ngalor ngidul yang sok intelek (tapi kita memang intelek kan?)

Aku menginginkan kalian di sini karena hidup tanpa kalian tak pernah terasa lengkap. Tak pernah terasa lebih menggigit. Aku rindu kalian.

XoXo


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post